Tautan ke halaman Gundala lainnya

Setelah peristiwa putusnya hubungan dengan Minarti  membuat Sancaka merasa marah dan pergi keluar rumah walaupun hujan deras sedang turun. Tiba-tiba petir menyambar tubuhnya dan Sancaka-pun pingsan. Saat sadar, Sancaka berada di Istana Raja Petir yang selama ini mengamatinya karena hasil penelitiannya. Karena sang Raja sangat mengagumi Sancaka, maka ia meminta Sancaka untuk mau menjadi Panglima Perangnya melawan Raja Mega.

Untuk itu, sang Raja, Kaisar Kronz, memberi Sancaka sebuah Kalung yang didalamnya tersimpan kostum Hitam yang dibuat dari material khusus yang bekerja berdasarkan perasaan Sancaka. Dan kostum tersebut dipersenjatai dengan sepasang sarung tangan yang mampu mengeluarkan Halilintar dengan kekuatan yang bisa diatur sesuai keinginan pemakai.

Dengan bekal tersebut, Sancaka harus menghadapi Jenderal Perang kerajaan Petir disebuah arena untuk memutuskan apa ia pantas menyandang gelar Panglima. Dengan susah payah, Sancaka berhasil memenangkan pertempuran dan diangkat anak oleh Kaisar Kronz serta diberi nama GUNDALA Putra Petir. Setelah kejadian tersebut Sankaca bertemu Raja Taifun dari kerajaan Bayu memberinya tambahan kekuatan lari secepat angin topan.

Penerbitan kembali

Pada tahun 2005, Penerbit Bumilangit menerbitkan kembali komik pertama "Gundala: Putra Petir". Buku tentang asal usul Gundala ini disambut antusias oleh penggemarnya.

Dengan karya seri Gundala sebanyak 23 judul yang diciptakan antara tahun 1969 hingga 1982, Hasmi telah menorehkan fenomena yang terus diingat penggemarnya.

Pada awal tahun 2019, Bumilangit Komik selaku pemilik hak cipta kembali merilis buku komik cetak yang berjudul "Patriot: Prahara", dimana Gundala muncul di dalamnya.

Menyambut penayangan film layar lebar terbaru Gundala, Bumilangit Komik bersama dengan penerbit Koloni merilis komik "Gundala Putra Petir" versi remastered di bulan Juli 2019.

Komik Setrip Gundala.jpg
Community content is available under CC-BY-SA unless otherwise noted.